Monday, August 30, 2021

CCTV LITERACY KELAS IX-H || PROJECT IMPLEMENTASI PANCASILA


 

Setelah kita mempelajari materi Dinamika perwujudan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa, maka yang paling penting adalah bagaimana kita semua mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai sebuah ideologi terbuka maka nilai-nilai Pancasila memiliki kemampuan untuk dapat menyesuaikan diri dengan kemajuan zaman.

Bagaimana kita semua dapat mempraktikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari?

Tugas Ananda kali ini adalah membandingkan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masa orde reformasi dengan masa orde baru dalam kehidupan sehari-hari pada bidang Hankam. Tuangkan ide kamu dalam bentuk tulisan/artikel, poster, video/vlog, voice note, atau apapun yang Ananda bisa lakukan.


Akan sangat baik apabila tulisan/artikel atau poster dan yang lain semuanya dirancang dan dibuat dengan menggunakan Aplikasi CANVA FOR EDUCATION for students yang link untuk mendapatkan Canva bisa Ananda semua dapatkan di Google Classroom.

Semua jawaban Ananda wajib diupload di kolom komentar di bawah ini...

Selamat mengerjakan dan selamat bereksplorasi...



Disclaimer.

CCTV (Canva Collaborating To Vlog and Literacy) adalah program penguatan literasi bagi kita semua yang dirancang oleh pakwaronline.com untuk Ananda semua. Program ini mendiferensiasi minat dan bakat Ananda dalam melakukan penguatan literasi.


Tuesday, August 24, 2021

CCTV LITERACY KELAS IX-G || PROJECT IMPLEMENTASI PANCASILA


 

Setelah kita mempelajari materi Dinamika perwujudan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa, maka yang paling penting adalah bagaimana kita semua mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai sebuah ideologi terbuka maka nilai-nilai Pancasila memiliki kemampuan untuk dapat menyesuaikan diri dengan kemajuan zaman.

Bagaimana kita semua dapat mempraktikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari?

Tugas Ananda kali ini adalah membandingkan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masa orde reformasi dengan masa orde baru atau juga bisa orde lama dalam kehidupan sehari-hari pada bidang ekonomi Tuangkan ide kamu dalam bentuk tulisan/artikel, poster, video/vlog, voice note, atau apapun yang Ananda bisa lakukan.


Akan sangat baik apabila tulisan/artikel atau poster dan yang lain semuanya dirancang dan dibuat dengan menggunakan Aplikasi CANVA FOR EDUCATION for students yang link untuk mendapatkan Canva bisa Ananda semua dapatkan di Google Classroom.

Semua jawaban Ananda wajib diupload di kolom komentar di bawah ini...

Selamat mengerjakan dan selamat bereksplorasi...



Disclaimer.

CCTV (Canva Collaborating To Vlog and Literacy) adalah program penguatan literasi bagi kita semua yang dirancang oleh pakwaronline.com untuk Ananda semua. Program ini mendiferensiasi minat dan bakat Ananda dalam melakukan penguatan literasi.


CCTV LITERACY KELAS IX-F || PROJECT IMPLEMENTASI PANCASILA


 

Setelah kita mempelajari materi Dinamika perwujudan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa, maka yang paling penting adalah bagaimana kita semua mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai sebuah ideologi terbuka maka nilai-nilai Pancasila memiliki kemampuan untuk dapat menyesuaikan diri dengan kemajuan zaman.

Bagaimana kita semua dapat mempraktikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari?

Tugas Ananda kali ini adalah membandingkan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masa orde reformasi dengan masa orde baru dalam kehidupan sehari-hari pada bidang politik. Tuangkan ide kamu dalam bentuk tulisan/artikel, poster, video/vlog, voice note, atau apapun yang Ananda bisa lakukan.


Akan sangat baik apabila tulisan/artikel atau poster dan yang lain semuanya dirancang dan dibuat dengan menggunakan Aplikasi CANVA FOR EDUCATION for students yang link untuk mendapatkan Canva bisa Ananda semua dapatkan di Google Classroom.

Semua jawaban Ananda wajib diupload di kolom komentar di bawah ini...

Selamat mengerjakan dan selamat bereksplorasi...



Disclaimer.

CCTV (Canva Collaborating To Vlog and Literacy) adalah program penguatan literasi bagi kita semua yang dirancang oleh pakwaronline.com untuk Ananda semua. Program ini mendiferensiasi minat dan bakat Ananda dalam melakukan penguatan literasi.

Sunday, August 22, 2021

CCTV LITERACY KELAS IX-E || PROJECT IMPLEMENTASI PANCASILA


 

Setelah kita mempelajari materi Dinamika perwujudan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa, maka yang paling penting adalah bagaimana kita semua mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai sebuah ideologi terbuka maka nilai-nilai Pancasila memiliki kemampuan untuk dapat menyesuaikan diri dengan kemajuan zaman.

Bagaimana kita semua dapat mempraktikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari?

Tugas Ananda kali ini adalah membandingkan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masa orde reformasi dengan masa orde baru atau juga bisa orde lama dalam kehidupan sehari-hari pada bidang sosial. Tuangkan ide kamu dalam bentuk tulisan/artikel, poster, video/vlog, voice note, atau apapun yang Ananda bisa lakukan.


Akan sangat baik apabila tulisan/artikel atau poster dan yang lain semuanya dirancang dan dibuat dengan menggunakan Aplikasi CANVA FOR EDUCATION for students yang link untuk mendapatkan Canva bisa Ananda semua dapatkan di Google Classroom.

Semua jawaban Ananda wajib diupload di kolom komentar di bawah ini...

Selamat mengerjakan dan selamat bereksplorasi...



Disclaimer.

CCTV (Canva Collaborating To Vlog and Literacy) adalah program penguatan literasi bagi kita semua yang dirancang oleh pakwaronline.com untuk Ananda semua. Program ini mendiferensiasi minat dan bakat Ananda dalam melakukan penguatan literasi.

CCTV LITERACY KELAS IX-D || PROJECT IMPLEMENTASI PANCASILA


 

Setelah kita mempelajari materi Dinamika perwujudan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa, maka yang paling penting adalah bagaimana kita semua mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai sebuah ideologi terbuka maka nilai-nilai Pancasila memiliki kemampuan untuk dapat menyesuaikan diri dengan kemajuan zaman.

Bagaimana kita semua dapat mempraktikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari?

Tugas Ananda kali ini adalah membandingkan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masa orde reformasi dengan masa orde baru dalam kehidupan sehari-hari pada bidang Budaya. Tuangkan ide kamu dalam bentuk tulisan/artikel, poster, video/vlog, voice note, atau apapun yang Ananda bisa lakukan.


Akan sangat baik apabila tulisan/artikel atau poster dan yang lain semuanya dirancang dan dibuat dengan menggunakan Aplikasi CANVA FOR EDUCATION for students yang link untuk mendapatkan Canva bisa Ananda semua dapatkan di Google Classroom.

Semua jawaban Ananda wajib diupload di kolom komentar di bawah ini...

Selamat mengerjakan dan selamat bereksplorasi...



Disclaimer.

CCTV (Canva Collaborating To Vlog and Literacy) adalah program penguatan literasi bagi kita semua yang dirancang oleh pakwaronline.com untuk Ananda semua. Program ini mendiferensiasi minat dan bakat Ananda dalam melakukan penguatan literasi.

CCTV LITERACY KELAS IX-C || PROJECT IMPLEMENTASI PANCASILA


 

Setelah kita mempelajari materi Dinamika perwujudan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa, maka yang paling penting adalah bagaimana kita semua mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai sebuah ideologi terbuka maka nilai-nilai Pancasila memiliki kemampuan untuk dapat menyesuaikan diri dengan kemajuan zaman.

Bagaimana kita semua dapat mempraktikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari?

Tugas Ananda kali ini adalah membandingkan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masa orde reformasi dengan masa orde baru dalam kehidupan sehari-hari pada bidang Hankam. Tuangkan ide kamu dalam bentuk tulisan/artikel, poster, video/vlog, voice note, atau apapun yang Ananda bisa lakukan.


Akan sangat baik apabila tulisan/artikel atau poster dan yang lain semuanya dirancang dan dibuat dengan menggunakan Aplikasi CANVA FOR EDUCATION for students yang link untuk mendapatkan Canva bisa Ananda semua dapatkan di Google Classroom.

Semua jawaban Ananda wajib diupload di kolom komentar di bawah ini...

Selamat mengerjakan dan selamat bereksplorasi...



Disclaimer.

CCTV (Canva Collaborating To Vlog and Literacy) adalah program penguatan literasi bagi kita semua yang dirancang oleh pakwaronline.com untuk Ananda semua. Program ini mendiferensiasi minat dan bakat Ananda dalam melakukan penguatan literasi.

CCTV LITERACY KELAS IX-B || PROJECT IMPLEMENTASI PANCASILA

 


Setelah kita mempelajari materi Dinamika perwujudan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa, maka yang paling penting adalah bagaimana kita semua mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai sebuah ideologi terbuka maka nilai-nilai Pancasila memiliki kemampuan untuk dapat menyesuaikan diri dengan kemajuan zaman.

Bagaimana kita semua dapat mempraktikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari?

Silahkan membuat wujud dari implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Tuangkan ide kamu dalam bentuk tulisan/artikel, poster, video/vlog, voice note, atau apapun yang Ananda bisa lakukan.

Akan sangat baik apabila tulisan/artikel atau poster dan yang lain semuanya dirancang dan dibuat dengan menggunakan Aplikasi CANVA FOR EDUCATION for students yang link untuk mendapatkan Canva bisa Ananda semua dapatkan di Google Classroom.

Semua jawaban Ananda wajib diupload di kolom komentar di bawah ini...

Selamat mengerjakan dan selamat bereksplorasi...

CCTV LITERACY KELAS IX-A || PROJECT IMPLEMENTASI PANCASILA


 

Setelah kita mempelajari materi Dinamika perwujudan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa, maka yang paling penting adalah bagaimana kita semua mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai sebuah ideologi terbuka maka nilai-nilai Pancasila memiliki kemampuan untuk dapat menyesuaikan diri dengan kemajuan zaman.

Bagaimana kita semua dapat mempraktikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari?

Silahkan membuat wujud dari implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Tuangkan ide kamu dalam bentuk tulisan/artikel, poster, video/vlog, voice note, atau apapun yang Ananda bisa lakukan.

Akan sangat baik apabila tulisan/artikel atau poster dan yang lain semuanya dirancang dan dibuat dengan menggunakan Aplikasi CANVA FOR EDUCATION for students yang link untuk mendapatkan Canva bisa Ananda semua dapatkan di Google Classroom.

Semua jawaban Ananda wajib diupload di kolom komentar di bawah ini...

Selamat mengerjakan dan selamat bereksplorasi...

Monday, July 5, 2021

Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Pemahaman Membaca Siswa

 

Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Pemahaman Membaca Siswa

TwittBerbagai perubahan dalam penyampaian pembelajaran telah dilakukan oleh Ervina R. Yakob, guru kelas 3 SD Negeri Wera di Sumba Timur, sejak mendapatkan pendampingan program INOVASI. Pada awal tahun 2020, ia pun mencatat perubahan yang terjadi di kelasnya yaitu dari total 13 siswanya, sembilan di antaranya sudah mencapai tingkat membaca pemahaman sedangkan empat lainnya berada di tingkat membaca lancar. Pencapaian besar ini tentu tidak datang begitu saja.

Saat pertama kali bergabung sebagai guru di SMP Negeri 2 Purwokerto pada akhir tahun 2014, Saya bertanya-tanya mengapa siswa-siswanya cepat bosan dan tidak antusias dalam belajar. Mereka pun sulit untuk memahami pelajaran. “Saya harus menjelaskan berulang-ulang saat menerangkan pelajaran atau pun memberikan tugas,”. Saya semakin penasaran saat mengetahui bahwa tingkat kehadiran siswa tergolong rendah. Beberapa bulan setelah itu, Saya bersama guru-guru kelas awal lainnya mengikuti pelatihan dari INOVASI yang dilaksanakan melalui kegiatan forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

Dari situlah Saya pun mulai menyadari beberapa hal yang menyebabkan permasalahan yang dihadapi oleh siswa-siswa saya.

Pertama, selama ini saya dan guru yang sebelumnya mengampu siswa kelas VII tidak pernah menggunakan media pembelajaran selain buku teks. Sayapun tidak mengajak anak-anak bermain sambil belajar. Kedua, metode mengajar yang saya gunakan cenderung monoton dan tidak interaktif. Pembelajaran di kelas masih terpusat pada dirinya sebagai guru. Ketiga, ruang kelasnya jauh dari kata literat – tidak ada pajangan yang membangkitkan ketertarikan siswa untuk betah di kelas.

Setelah mengidentifikasi berbagai permasalahan tersebut, Saya mulai melibatkan siswa secara aktif dalam pembelajaran. Saya bertanya dan memberikan kesempatan kepada semua siswa untuk menjawab. Kerap, Saya meminta mereka membaca di depan kelas. Sementara untuk media pembelajarannya, Saya mengaku membuatnya sendiri selain beberapa yang diadakan oleh sekolah. “Ada yang dibeli, tapi saya juga berusaha membuatnya sendiri dari barang-barang bekas seperti kardus,” ungkapnya.


Saat penerapan program Literasi Kelas VII, Saya mulai melakukan pengelompokkan berdasarkan kemampuan membaca siswa. Berdasarkan hasil penilaian formatif yang dilakukan, tingkat kemampuan membaca ke-13 siswa Saya berada pada membaca lancar dan membaca pemahaman. Namun karena jumlah siswa yang sudah mampu membaca pemahaman lebih banyak, kelompok ini dibagi ke dalam dua kelompok – semuanya menjadi tiga kelompok.

Saat pembelajaran – terutama pada penerapan pembelajaran berbeda – ketiga kelompok ini diberikan metode dan media pembelajaran yang berbeda, sesuai kemampuan mereka. Media yang mereka gunakan pun terus diperbaharui setiap berganti materi pembelajaran. Berikut cara Saya memanfaatkan media pembelajaran tersebut saat melakukan pembelajaran berbeda.

Sebelum siswa bekerja dalam kelompok, Saya membacakan sebuah cerita dari buku paket. Kalimat-kalimat dalam cerita tersebut digunakan sebagai bahan dari media pembelajaran untuk setiap kelompok. Selanjutnya, siswa duduk berdasarkan kelompoknya masing-masing dan diberikan pembelajaran yang berbeda.

1. Kelompok 1 (Membaca Lancar)

Siswa pada kelompok ini diberikan permainan ular tangga yang sudah disesuaikan untuk pembelajaran. Sebelum memulai Saya menjelaskan tata cara permainannya. Permainan ular tinggi sama seperti permainan ular tangga pada umumnya. Hanya saja, di setiap kotaknya terdapat kalimat tertentu yang akan dibacakan oleh siswa. Siswa melemparkan dadunya dan memindahkan batunya sesuai angka pada dadu. Saat tiba di kotak yang ditentukan, siswa membaca kalimat yang ada di sana. Lalu mengidentifikasi apakah kalimat tersebut merupakan kalimat saran atau bukan. Terakhir, mereka menyalin kalimat tersebut di buku tugas mereka.

2. Kelompok 2 (Membaca Pemahaman 1)

Siswa pada kelompok ini sudah bisa memahami isi bacaan namun terkadang mereka belum membaca dengan tanda baca dan intonasi yang sesuai. Oleh karena itu, fokus kegiatan pembelajaran untuk kelompok ini adalah untuk mengatasi hal tersebut. Media yang digunakan adalah kartu kalimat. Siswa bertugas menyusun kembali kalimat-kalimat yang ada sehingga membentuk sebuah cerita – yang merupakan salah satu paragraf atau intisari dari cerita yang dibacakan sebelumnya. Setelah mendapatkan susunan yang tepat, mereka kemudian menuliskannya ke dalam buku zigzag.

3. Kelompok 3 (Membaca Pemahaman 2)

Pada dasarnya sama dengan kelompok 2. Hanya saja, saat menuliskan kalimat yang telah disusun, siswa melakukannya di mini book.


Setelah kegiatan per kelompok selesai, pembelajaran kembali diatur klasikal. Saya kemudian mengajukan beberapa pertanyaan untuk menguji pemahaman siswanya terhadap cerita yang telah dibacakan di awal pembelajaran. Pertanyaan-pertanyaan tersebut digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa khususnya dalam menghubungkan, membandingkan, memprediksi, dan menyimpulkan. Hasil pembelajaran mereka dikumpulkan untuk dijadikan bahan evaluasi lebih lanjut terkait pemahaman mereka.

Jika menemukan masih ada siswa yang masih kesulitan memahami pelajaran, Saya memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertanya. “Pertanyaan mereka lalu dijawab oleh teman-temannya ataupun saya sendiri,”.

Selain peningkatan pada kemampuan membaca siswa, media dan strategi pembelajaran yang telah diterapkan membantu siswa untuk lebih mudah mengingat kembali pelajaran yang telah mereka pelajari. Tingkat kehadiran mereka pun meningkat setelah penerapan metode-metode pembelajaran itu.

Sementara bagi Saya, pelatihan dan pendampingan yang ia dapatkan melalui program kemitraan pemerintah setempat dengan INOVASI membuatnya lebih mudah menentukan strategi dan media pembelajaran yang sesuai untuk kebutuhan siswa.

Sunday, June 20, 2021

PPDB SMP KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2021

 


Memasuki bulan Mei sudah begitu banyak request dari teman dan sahabat tentang PPDB Tahun Pelajaran 2021/2022. Kepinginya bisa langsung menjawab, tetapi informasi resmi yang ada sangat minim dari Pak War sehingga rata-rata saya jawab "Belum ada juknis pak... bu...."

Nah kemarin waktu saya sedang tugas di Tangerang alhamdulillah dapat kiriman 'Draft Juknis PPDB tahun 2021'. Meskipun masih draft saya kira ini sudah bisa menjadi pegangan bagi Bapak/Ibu yang akan menyekolahkan putra dan putrinya ke jenjang SMP. Kalau ada yang bertanya tahun ajaran besok pembelajaranya online apa offline gimana Pak War? jawabannya nunggu persetujuan Satgas Covid-19 Kabupaten Banyumas ya..... Jangan khawatir... kalaupun masih online, semua guru akan berusaha semaksimal mungkin untuk membuat pembelajaran tetap menarik...

Oke kita langsung ke PPDB 2021 ya...

Pada umumnya ketentuan tentang PPDB tahun 2021 ini hampir sama dengan tahun lalu ya... semua masih serba online... Aplikasi juga masih menggunakan tahun yang lalu, tentunya Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas masih disupport sepenuhnya oleh Dinas Komunikasi dan Informasi kabupaten Banyumas... thank's ya buat Kominfo... semoga programmernya sehat selalu... jangan bosan ditanya sama masyarakat... terutama sama Pak War...

Meskipun online, Sekolah tetap menyediakan layanan bagi masyarakat yang tidak mampu dari sisi perangkat (Smartphone ataupun Kuota internet). Bagi masyarakat yang memang butuh bantuan bisa ke Sekolah terdekat dengan rumah Bapak/Ibu atau bisa juga kontak saya... silahkan komen di bawah bagi yang menemui kesulitan saat mendaftar... Emang Pak War mau mendaftarkan? Insya Allah kalau ada waktu siap...

Kita mulai dari Pasal 12 yang ada dalam draft Juknis ya... disitu disebutkan bahwa Jalur PPDB tahun 2021 ada 4 jalur, yaitu:

a. zonasi; (minimal 60%)

b. afirmasi; (minimal 15%)

c. perpindahan tugas orang tua/wali; dan/atau (maksimal 5%)

d. prestasi. (maksimal 20%)


Nah dari pasal di atas ini ada yang hilang dari tahun yang lalu ya... Tahun lalu ada jalur Nakes Covid-19 yang wajib diterima, tahun ini tidak ada. Kenapa? menurut info yang kredibel ini dihilangkan karena hampir semua tenaga kesehatan sekarang ini menangani Covid-19. Jadi kalau semua nakes anaknya wajib diterima tentu akan buanyak banget... hehehe... jangan khawatir... Insya Allah untuk semua tenaga kesehatan anak-anaknya akan tetap mendapatkan sekolah yang diinginkan... karena biasanya anak nakes pinter-pinter juga... hehehe...

Selanjutnya di pasal 15 adalah penjelasan tentang jalur zonasi. Masih seperti tahun yang lalu, jalur zonasi dibagi sebagai berikut:

a. zona 1 yaitu Desa/Kelurahan lokasi suatu sekolah berada

b. zona 2 yaitu Desa/Kelurahan di luar zona 1 dalam wilayah kecamatan suatu sekolah berada.

c. zona 3 adalah Desa/Kelurahan di luar kecamatan dalam kabupaten suatu sekolah berada.

Zona 4 tidak disebutkan dalam juknis tetapi bisa disimpulkan zona 4 adalah diluar zona 1, 2 dan 3.

Untuk penetapan zona yang dijadikan acuan adalah domisili dari Calon Peserta Didik yang merujuk kepada Kartu Keluarga. Bolehkan menggunakan Surat Keterangan Domisili? jawabanya 'Boleh" dalam keadaan tertentu yaitu: yang pertama terkena dampak bencana alam atau yang kedua bencana sosial. Surat Keteranga Domisili harus diterbitkan oleh Kepala Desa atau pejabat setempat yang berwenang. Surat Keterangan Domisili paling singkat diterbitkan 1 tahun sebelum proses pendaftaran.


Selanjutnya jalur Afirmasi itu apa? Jalur afirmasi disebutkan dalam pasal 19 adalah Calon Peserta Didik yang berasal dari:

a. berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu; dan

b. penyandang disabilitas.

CPD yang melalui jalur afirmasi merupakan CPD yang berdomisili dari dalam dan luar wilayah zonasi sekolah.


Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali adalah jalur khusus yang disebabkan karena orang tua/wali mengalami pindah tugas pekerjaan.


Yang terakhir jalur prestasi yang dijelaskan dalam pasal 22 ditentukan berdasarkan:

a. nilai satuan pendidikan; dan/atau

b. prestasi di bidang akademik maupun non-akademik pada tingkat internasional, tingkat nasional, tingkat provinsi, dan/atau tingkat kabupaten/kota.

Nilai satuan pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a adalah jumlah nilai

SNSP (Sertifikat Nilai Satuan Pendidikan) dari mata pelajaran PPKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, dan IPS. Bukti atas prestasi sebagaimana dimaksud pada huruf b diterbitkan paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 3 (tiga) tahun sejak 1 Juli 2021.

Untuk ketentuan lain silahkan lihat flyer di bawah ini:




Untuk peta zona dan ketentuan tentang Piagam akan saya upload saat Juknisnya sudah ditetapkan. Jadi silahkan selalu kunjungi pakwaronline.com untuk mendapatkan update informasi.

Saya juga ada rencana untuk membuat aplikasi android tentang info PPDB tahun 2021... kira-kira dibutuhkan ngga ya? Silahkan komentar di bawah...

DOWNLOAD SURAT PERTANGGUNGJAWABAN MUTLAK

DOWNLOAD DISINI

===================

UPDATE JUKNIS PPDB (25 Juni 2021)

Berikut saya upload Juknis Lengkap PPDB Tahun 2021 setelah penetapan.


DOWNLOAD JUKNIS PPDB 2021

DOWNLOAD DISINI

Untuk memudahkan masyarakat yang akan mendaftar melalui jalur prestasi berikut saya tunjukkan tabel tentang skor piagam penghargaan yang diakui dalam PPDB 2021:

A. KEJUARAAN BERJENJANG


B. KEJUARAAN NON BERJENJANG


Terkait penskoran Zonasi diatur dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Zona 1 (Murid langsung diterima)
2. Zona 2 Skor 250
3. Zona 3 Skor 225

BAGI YANG BELUM BISA AKTIVASI AKUN SILAHKAN BISA KONTAK OPERATOR DI SEKOLAH YANG DIDAFTARKAN ATAU BISA TULIS KOMENTAR DI BAWAH.

Sudah siap mendaftar? Silahkan KLIK DISINI untuk langsung mendaftar!


#SURAT TANGGUNG JAWAB MUTLAK
#PPDBBANYUMAS2021

#PPDBSMP

#PPDB2021

Tuesday, June 8, 2021

1.4.a.7. Demonstrasi Konstektual - Budaya Positif



Demonstrasi Kontekstual - Menerapkan Budaya Positif

Langkah-langkah dalam menyusun kesepakatan kelas secara runut dan jelas 

Kesepakatan kelas adalah hal yang dibuat di dalam  kelas antara guru dengan murid untuk menjadikan kegiatan belajar sesuai dengan tujuan yang diharapkan.Guru dan murid menghargai upaya dan perilaku yang baik dalam proses penyusunan dan pelaksanaan kesepakatan kelas
Langkah pertama yang dilakukan adalah berdiskusi dengan murid, menyampaikan Alasan kenapa kesepakatan kelas perlu dibuat. Kemudian menyampaikan 
tujuan belajar secara umum yang akan dicapai.  Untuk mencapai tujuan tersebut, murid diharapkan dapat belajar dengan nyaman dan merdeka, tanpa adanya tekanan dan paksaan dari guru atau siswa lain di kelas tersebut. sehingga kesadaran dan motivasi intrinsik murid dapat terbangun karena menyadari bahwa belajar adalah kebutuhan yang akan bermanfaat untuk kehidupannya baik saat ini maupun yang akan datang. Namun guru tidak terburu-buru memaksakan murid mengikuti kesepakatan kelas.Melainkan berproses.

Tindakan yang dilakukan oleh guru

Mempersilahkan setiap murid untuk mengusulkan kesepakatan kelas. Mempersilahkan ketua kelas untuk memimpin diskusi. Usulan dari setiap murid diinventarisir untuk dibahas dan diambil sebagai kesepakatan kelas.Guru mendengarkan apa yang disampaikan murid. Guru bertindak sebagai fasilitator yang mengarahkan jalannya kegiatan diskusi kesepakatan kelas. Semua usulan kesepakatan kelas sebagai budaya positif di sekolah, diambil secara bersama-sama oleh murid dan guru. Jadi tidak ada paksaan ataupun tekanan dari guru. Kesepakatan kelas dibuat dan berlaku selama murid masih di kelas tersebut. Dalam pelaksanaannya perlu konsisten menjalankan kesepakatan kelas. 

Percakapan Guru terhadap murid dalam kesepakatan kelas

Guru menyampaikan kepada murid bahwasanya kesepakatan kelas sangat penting. Kesepakatan kelas berasal dari murid, oleh murid dan untuk murid. Memperhatikan sudut pandang murid, sesuai dengan latar belakang murid di kelaas. Makanya dalam membuat kesepakatan kelas harus bisa dilaksanakan dengan tanggungjawab dan sepenuh hati. Tidak ada hukuman dalam pelaksanaan kesepakatan kelas dan tidak juga ada hadiah yang diberikan. Tidak ada ancaman terhadap hasil belajar, namun semua diharapkan dapat dilaksanakan dengan baik. Karena jika tidak bisa dilaksanakan dengan baik, konsekunesinya murid yang akan merasakan juga. Menumbuhkan motivasi Intrinsik adalah tujuan utama dalam membuat kesepakatan kelas.

Respon Murid dalam kesepakatan kelas

Murid merespon dengan baik kesepakatan kelas yang akan dibuat dan dilaksanakan. Murid merasa merdeka dan bahagia, karena tidak ada kekerasan dalam bentuk fisik, psikis, maupun kekersan dalam bentuk verbal pada kegiatan pembelajaran. hal ini karena kesepakatan kelas dibuat sesuai dengan kondisi murid di kelas tersebut (melibatkan murid dalam menyusun kesepakatan kelas).

Keberhasilan dan Tantangan

Keberhasilan dengan adanya kesepakatan kelas meliputi, siswa menjadi lebih disiplin dalam belajar karena aturan kelas dibuat oleh mereka.
Murid berfikir positif, bahwa kesepakatan kelas sangat bermakna.
Belajar lebih kondusif dengan saling mengingatkan satu sama lain.
Siswa mampu menempatkan diri sebagai murid dengan saling menghargai antar teman dan menghormati guru.
Walaupun belajar melalui daring, namun antara guru dan murid saling mengenal, hal ini bisa dilihat dari pembelajaran tatap muka online dengan interaksi secara langsung melalui web camera.

Tantangan yang dihadapi adalah kolaborasi dengan orang tua yang memiliki kesibukan dalam pekerjaan untuk mengontrol kegiatan belajar murid di rumah. 
Karakter murid yang berbeda-beda, tidak semua murid bertanggungjawab secara penuh terhadap kesepakatan kelas dan kurang mandiri.
Menumbuhkan motivasi Intrinsik tidak semudah seperti yang diungkapkan.Memahami kebutuhan dan tahap perkembangan anak tidaklah mudah.

Friday, May 28, 2021

LATIHAN SOAL PAT IPS KELAS 8 (2)

 

LATIHAN SOAL PAT PPKn KELAS 8 (2)


Sebentar lagi Penilaian Akhir Tahun untuk kelas VII dan VIII segera dimulai. Penilaian Akhir Tahun adalah penilaian akhir bagi Murid kelas VII dan VIII yang harus ditempuh untuk menentukan bisa naik ke tingkat yang lebih tinggi atau tetap tinggal kelas. Meskipun tahun pelajaran 2021/2022 Pemerintah merencanakan pembelajaran sudah tatap muka, tetapi di akhir Mei 2021 ini ternyata masih ada lonjakan kasus COVID-19. Oleh karena itu masih banyak sekolah yang melaksanakan Penilaian Akhir Tahun (PAT) secara online (daring).

Agar dapat memperoleh hasil yang maksimal ayo tetap semangat ya belajar di masa Pandemi Covid-19 ini... Semoga sukses....

LATIHAN 2



<< LATIHAN 1 === LATIHAN 3 >>


Link Latihan Soal PAT Online Kelas 8 Mata Pelajaran Bahasa Inggris Klik Disini

Link Latihan Soal PAT Online Kelas 8  Mata Pelajaran IPA Klik Disini

Link Latihan Soal PAT Online Kelas 8  Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Klik Disini

Link Latihan Soal PAT Online Kelas 8  Mata Pelajaran Matematika Klik Disini

Link Latihan Soal PAT Online Kelas 8  Mata Pelajaran Bahasa Jawa Klik Disini

Link Latihan Soal PAT Online Kelas 8  Mata Pelajaran Seni Budaya Klik Disini


#Latihan Soal

#PAT_DARING

#PAT2021

#DARING